![]() |
| Bupati Wajo Buka Musda IWO se-Sulsel, Sembilan PD Sepakati Penguatan Organisasi dan Kepengurusan |
WAJO,DUPLIKNEWS — Bupati Wajo, H. Andi Rosman, S.Sos., M.M., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Wartawan Online (IWO) se-Sulawesi Selatan di Hotel Ayu, Kabupaten Wajo, Selasa (13/10/2026). Dalam sambutannya, Andi Rosman menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua IWO Sulawesi Selatan, Zulkifli Tahir atau yang akrab disapa Cule, serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Rumah Tahanan Negara, Polres Wajo, dan unsur Forkopimda Kabupaten Wajo.
Andi Rosman menekankan bahwa komunikasi terbuka dan hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan wartawan perlu terus dipelihara. Ia juga meminta insan pers tidak ragu menyampaikan masukan apabila menemukan jajaran pemerintah yang dinilai kurang membangun komunikasi dengan media. Meski demikian, sinergi tersebut harus tetap menghormati independensi pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, melakukan verifikasi, serta menyajikan pemberitaan yang profesional dan berimbang demi kepentingan masyarakat.
Setelah pembukaan, Musda dilanjutkan dengan agenda inti yang dihadiri sembilan Pengurus Daerah (PD) IWO, yakni Soppeng, Pinrang, Enrekang, Gowa, Sinjai, Luwu Raya, Toraja Raya, Wajo, dan Luwu Utara. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi, evaluasi organisasi, serta pembahasan arah kepengurusan ke depan. Dalam musyawarah tersebut, forum menghasilkan keputusan terkait pemilihan ketua dan penetapan kepengurusan berdasarkan kesepakatan bersama. Hasil tersebut diharapkan menjadi landasan untuk memperkuat solidaritas antardaerah, meningkatkan koordinasi, serta merealisasikan program kerja organisasi secara transparan dan bertanggung jawab.
Melalui Musda ini, IWO se-Sulawesi Selatan diharapkan semakin solid dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas wartawan, serta menjaga integritas dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. Kemitraan dengan pemerintah daerah tetap diperlukan untuk mendukung pembangunan dan keterbukaan informasi, tanpa mengurangi independensi media dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab organisasi, IWO diharapkan terus berkembang menjadi wadah profesional yang memperjuangkan kepentingan publik melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berkualitas.(A. Sri)

