TANA TORAJA, DUPLIKNEWS.COM - Keluhan para pedagang terkait dugaan pencurian berulang di kawasan Pasar Seni Makale mendapat respons dari jajaran Polres Tana Toraja, Rabu (27/5/2026).
Kasus yang sebelumnya ramai dikeluhkan pedagang kaki lima karena sering hilangnya alat usaha dan barang dagangan itu kini disebut telah mendapat perhatian aparat kepolisian resor Tana Toraja.
Saat dikonfirmasi terkait langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Syahruddin menyampaikan, pihaknya telah melakukan upaya sebelum pemberitaan tersebut muncul di publik.
“Sebelum pemberitaan ini muncul kami dari pihak Polres sudah melakukan tindakan dan langkah-langkah,” ujar Kasat Reskrim saat dikonfirmasi redaksi dupliknews.com, Selasa (19/5/2026).
Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci bentuk langkah maupun tindakan yang telah dilakukan dalam proses penyelidikan dugaan pencurian di area pasar tersebut.
Sebelumnya, sejumlah pedagang mengaku resah akibat sering kehilangan barang di kawasan Pasar Seni Makale. Mereka menyebut barang yang hilang beragam, mulai dari kompor, tabung LPG, hingga stok dagangan yang disimpan di lapak.
Para pedagang juga mempertanyakan fungsi CCTV yang terpasang di area pasar karena dinilai belum memberikan kejelasan terhadap kasus kehilangan yang terjadi.
Para pedagang berharap adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum agar kasus kehilangan yang disebut berulang terjadi itu dapat segera terungkap dan memberikan rasa aman bagi para pedagang maupun pengunjung pasar.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan disebut masih berlangsung. (Anto)
